Belajar CodeIgniter

Belajar CodeIgniter

Belajar CodeIgniter

Setiap mahasiswa Universitas Gunadarma Sistem Informasi seperti saya ini, pasti akan bertemu dengan penulisan ilmiah di semester 6. Dan kebanyakan dari mereka termasuk saya sendiri, bingung mau membuat program apa untuk penulisan. Niat hati ingin memakai Java, tapi waktu yang diberikan untuk menyelesaikan penulisan sangat sempit dan rasanya untuk membuat program yang baik dengan Java agak sulit. Akhirnya saya lebih memilih membuat website.

 

Awalnya dengan menggunakan PHP murni

namun informasi bahwa ada framework yang mempermudah pemrograman PHP saya dapatkan dan akhirnya berkenalan dengan CodeIgniter.

CodeIgniter merupakan sebuah framework PHP yang sangat simpel dan cepat dibandingkan dengan framework lain seperti CakePHP atau ZEND. Kelebihan lain dari CodeIgniter adalah mudahnya instalasi. Kita hanya perlu mendownload CodeIgniter disini, dan mengekstraknya ke folder htdocs lampp ataupun ke www jika menggunakan wampp.

CodeIgniter menawarkan pemrograman PHP

berbasis objek yang artinya menggunakan metode MVC. MVC sendiri sudah saya temukan di Java, jadi saya tidak terlalu kesulitan memahami cara kerjanya. MVC itu sendiri merupakan metode pemrograman yang memecah suatu program dalam hal ini kelas atau objek menjadi tiga bagian.

Bagian dari MVC tersebut diantaranya adalah Model, View, dan Controller. Model digunakan untuk semua urusan yang berkaitan dengan sumber data bagi kelas. Contoh jika kita memerlukan data dari database maka Model bisa menyediakannya, seperti DAO pada Java.

View merupakan penyedia tampilan akhir dari data

atau informasi. Sebelum ditampilkan, data diproses terlebih dahulu menggunakan fungsi-fungsi yang kita tentukan. Inilah tugas dari Controller, berisikan seluruh bussiness process yang mengolah data dari Model untuk selanjutnya ditampilkan di View dan sebaliknya  ataupun menerima respon dari user dan memberikan feedback melalui perubahan state atau data ke View. Controller juga bisa melaksanakan proses dalam dirinya sendiri baru kemudian mengirimkan hasilnya ke View atau Model.

Konsep MVC inilah yang membuat pemrograman PHP menjadi semakin loose coupling. Dan CodeIgniter telah mempermudah penggunaannya. CodeIgniter juga memberikan URL yang lebih clean dengan menggunakan konsep segmen dari Controller.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/