Jawa Tengah dan Banten Raih Juara Pertama Lomba Gudep Unggul dan Festival Penggalang Ceria SD 2017

Jawa Tengah dan Banten Raih Juara Pertama Lomba Gudep Unggul dan Festival Penggalang Ceria SD 2017

Jawa Tengah dan Banten Raih Juara Pertama Lomba Gudep Unggul dan Festival Penggalang Ceria SD 2017

Kemendikbud — Setelah dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar

dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Thamrin Kasman pada empat hari yang lalu, Lomba Gugus Depan (Gudep) Unggul dan Festival Penggalang Ceria Sekolah Dasar Tingkat Nasional Tahun 2017 resmi ditutup oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam (20/10/2017). Tahun ini, Provinsi Jawa Tengah meraih dua piala juara pertama untuk Lomba Gudep Unggul dan Festival Penggalang Ceria kategori perempuan, sedangkan Provinsi Banten meraih juara pertama untuk Festival Penggalang Ceria kategori laki-laki.

Selain diberikan piala, sebagai bentuk penghargaan kepada para juara, Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka memberikan dana pembinaan setiap kategorinya masing-masing 30juta rupiah untuk juara pertama, 25juta rupiah untuk juara kedua, 20juta rupiah untuk juara ketiga, dan 15juta rupiah untuk harapan I, II, dan III, serta 5juta rupiah untuk 23 regu gudep lainnya.

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi menyampaikan yang terpenting dari kegiatan ini adalah penerapan penguatan pendidikan karakter (PPK) dalan kehidupan sehari-hari sehingga bisa dijadikan contoh di masa yang akan datang.

“Melalui Pramuka, kita bisa memberikan kepada anak-anak kita terutama karakter kerja sama,

karaktet tanggung jawab, karakter mandiri, karakter toleransi dan karakter-karakter lainnya termasuk saling menghormati”, tutur Didik.

Selain itu, Didik berharap kegiatan ini bisa membawa semangat baru serta motivasi baru dan lebih mempersiapkan lagi dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan di tahun yang akan datang. “Bagi yang belum mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Insha Allah kegiatan seperti ini, akan berjalan terus. Untuk itu, marilah kita persiapkan dengan sebaik-baiknya agar bisa menjadi juara di tahun yang akan datang”, tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud, Wowon Widaryat menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah menguatkan pembinaan tata kelola gugus depan yang berpangkalan di sekolah dasar melalui kompetitif lomba gudep unggul. Selain itu, juga memberikan penghargaan kepada pengelola gudep yang telah mengelola gudepnya sehingga memiliki keunggulan dalam membina sumber daya manusia, manajemen dan admistrasi, sarana dan prasarana serta memberikan penghargaan kepada peserta didik yang berprestasi di bidang kepramukaan.

Kegiatan ini terbagi atas dua kegiatan utama, yaitu peserta dari unsur dewasa yang berkompetisi dalam Lomba Gugus Depan Unggul dengan materi Lomba Presentasi Cerita Terbaik (best practise) Pengelolaan Gugus Depan, Pameran Keunggulan Gugus Depan dan Presentasi Pengembangan Gugus Depan. Sedangkan peserta didik penggalang akan berkompetisi dalam 12 ragam lomba keterampilan melalui Festival Penggang Ceria.

Selain berkompetisi dalam 12 ragam lomba keterampilan melalui Festival Penggalang Ceria, para peserta didik juga diajak keliling ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta untuk menggali ragam budaya Indonesia. (Dennis Sugianto)

 

Sumber :

https://sel.co.id/