Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Kapiat (Tengadat)

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Kapiat (Tengadat)

Klasifikasi Dan Morfologi Ikan Kapiat (Tengadat)

Ikan hias meruapakan prospek yang sangat menguntungan, dari segi bisnis banyak bermunculan penjual ikan hias di jalan raya dan pembisnis dari segi budidaya ikan itu sendiri. Ikan kapiat terkadang bisa di buat hiasan dan terkadang bisa di pasangkan dengan ikan arwana, louhan dan ikan hias lainnya.

Ikan kapiat atau sering di sebut ikan ikan kapia atau capia di pasar. Merupakan ikan hias yang cukup digemari oleh penghobi ikan hias. Ikan hias ini juga sebagai pasangan ikan arwana ataupun louhan, perangsang ikan arwana untuk terus bergerak.

Ikan kapiat cukup mudah untuk dibudidayakan. Ikan ini menjadi salah satu ikan hias yang menjadi suatu pilihan yang terbaik untuk dijadikan bisnis ikan hias.


2.1 Morfologi Ikan Kapiat

2.1.1 Klasifikasi Ikan Kapiat

Klasifikasi ilmiah dari ikan kapiat
Kingdom :Animalia
Filum :Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo :Cypriniformes
Famili :Cyprinidae
Genus :Barbonymus
Spesies : B. schwanenfeldii

2.1.2 Morfologi

Ikan ini memiliki ciri bentuk tubuh pipih dan berwarna putih keperak-perakan atau kuning keemasan, sirip punggung berwarna merah keperak-perakan. Sirip punggung berwarna merah dengan bercak hitam pada ujungnya, siripdada sirip perut dan sirip dubur berwarna merah. Sirip ekor berwarna orange atau merah dengan pinggiran garis hitam dan putih sepanjang sirip ekor ikan. B. schwanenfedii adalah ikan air tawar yang terdapat di danau dan sungai pada kisaran pH antara 6,5 dan 7,0 di daerah tropis pada suhu 20,4 – 33,7ΒΊ C. Ukuran rata-rata adalah antara 10 cm – 25 cm dan berat sekitar 200 – 600 g. Ikan ini dapat mencapai ukuran maksimal dengan panjang 30 cm dan bobot lebih dari 1,0 kg. Ikan ini merupakan ikan yang berkembang biak dengan cepat, dua kali dalam 15 bulan. Betina memiliki indung telur matang sesekali sedangkan jantan dari semua ukuran memiliki testis matang sepanjang tahun. Induk betina biasanya menumpahkan telur di hulu sungai.